Bangga Menjadi Bangsa Indonesia

Jika kita lihat, banyak dari kalangan yang berduit selalu menjadikan luar negeri sebagai gaya hidup atau gengsi, beli segala harus dari luar negeri, menurut prasangka sebagian dari mereka bahwa produk dari luar negeri itu bagus, sedangkan produk dari dalam negeri tidak bagus. Bahkan sebagian besar masyarakat kita jika melihat orang asing yang bekerja di negara kita, mereka beranggapan bahwa orang asing itu pintar dan ahli, lebih ahli dari bangsa kita sendiri, padahal kita tidak tahu orang asing tersebut lulusan apa di negara asalnya. itu ANGGAPAN yang SALAH.

350 tahun dijajah oleh bangsa asing bukan waktu yang sebentar, dan bangsa penjajah pun mendidik bangsa kita supaya tidak percaya diri dengan kemampuan dan keaneka ragaman budaya yang bangsa Indonesia dimiliki. Hal ini lah yang menyebabkan mengapa bangsa kita selalu beranggapan bahwa luar negeri itu lebih bagus daripada dalam negeri, padahal kalau kita telusuri, justru produk dalam negeri lebih bagus daripada produk luar negeri (memang kita akui ada sebagian bidang kita kalah dengan luar negeri, namun kita dapat bersaing dengan produk luar negeri), dan bangsa kita juga tidak kalah ahli dengan orang asing, bahkan kita lebih menang soal mengakali sesuatu, Bangsa Indonesia terbukti memiliki banyak akal untuk melakukan sesuatu (misalnya di bidang teknik).

Produk dalam negeri banyak yang diekspor ke luar negeri, mulai dari bahan pakaian, makanan/obat, elektronik, dan lain sebagainya, serta kebudayaan yang sangat beragam. Bahkan di luar negeri sana, produk kita banyak yang mengalahkan produk luar negeri dan menjadi produk idaman di luar negeri sana. Begitu pula dengan keahlian bangsa kita, banyak tenaga kerja Indonesia yang sukses di luar negeri, bahkan negara tempat mereka bekerja, berani membayar mahal tenaga kerja Indonesia dikarenakan keahliannya, baik di bidang kebudayaan, entertainment, komputer, perfilman, teknik, dan lain sebagainya.

Kalau produk dalam negeri bisa bersaing kualitas dengan produk luar negeri, kenapa harus memakai produk luar negeri yang harganya jauh lebih mahal dengan kualitas yang sama dengan produk dalam negeri?

Kalau bangsa/tenaga kerja Indonesia mampu dan ahli mengerjakan suatu pekerjaan, dengan kualitas yang sama, bahkan lebih bagus, kenapa harus memakai/membayar tenaga kerja luar negeri yang bayarannya jauh lebih mahal daripada tenaga kerja kita sendiri?

MARI BANGKIT INDONESIA-KU...

INDONESIA BISA!